Masjid Iqomah UIN SGD Bandung sering terjadi aksi pencurian. Banyak civitas akademika UIN yang menjadi korban dengan modus berbeda-beda. Pelaku tak jera melakukan aksinya walaupun mencuri di rumah ibadah.
Sesuai keterangan korban Mahasiswa jurusan Jurnalistik, Fitry Aprianty menuturkan bahwa telepon genggam miliknya saat berwudhu. “Saya heran aja mengapa ada orang yang nekat mencuri ketika berwudhu, ini padahal kan rumah Allah,” katanya,
Menanggapi hal tersebut, salah satu pengurus Dewan Keamanan Masjid (DKM) Iqomah, Tohir Karman Mone mengatakan, para pelaku tidak beroperasi sendirian, mereka berkomplotan dan menyamar sebagai mahasiswa.
“Mereka berkomplotan. Biasanya satu hingga lima orang, ada yang memantau dan ada yang mengeksekusi, Sehingga kami susah membedakan antara pelaku dan yang bukan,” ujarnya saat ditemui di ruangannya.